Minggu, 24 Januari 2016

Internet

           Internet (Interconnected-networking) adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung. Internet berasal dari bahasa latin "inter" yang berarti "antara". Internet merupakan jaringan yang terdiri dari milyaran komputer yang ada di seluruh dunia. Internet melibatkan berbagai jenis komputer serta topology jaringan yang berbeda. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan, digunakan standar protokol internet yaitu Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) (Kadir,2004).
 


Jika ingin mengkoneksikan computer ke internet, maka dapat memilih jenis koneksi yang telah tersedia, baik itu yang kabel ataupun nirkabel, antara lain: Modem (Dial-up) telepon: kecepatan rendah tetapi murah dan telah tersedia secara luas, telepon berkecepatan tinggi: lebih mahal, tetapi tersedia di banyak kota besar, modem kabel yang merupakan kompetitor utama DSL (Digital Subscriber Line), koneksi nirkabel satelit dan koneksi nirkabel lainnya seperti Wi-Fi dan 3G. Dengan kemudahan-kemudahan yang telah tersedia dalam dunia internet, baik itu dari memilih jaringan atau koneksi sampai layanan yang akan digunakan, sudah tidak ada alasan lagi bagi siapapun untuk takut untuk memulai berkomunikasi di dunia maya. Karena berkomunikasi via internet, banyak keuntungan yang akan kita peroleh (Rohaya,2008). 

Saat ini internet menjadi sumber informasi yang paling banyak digunakan orang untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Penggunaan internet untuk memenuhi kebutuhan sebagai sumber informasi dikarenakan mudah, cepat, tepat, murah dan akurat. Internet mempunyai banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh sumber informasi yang bersifat konvensional, informasi yang dapat diakses dari berbagai tempat tanpa dibatasi oleh jarak, ruang, dan waktu merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki oleh internet (Hasugian,2005).


Layanan yang terdapat dalam interne tdari hari ke hari mengalami perkembangan baik dari jumlah, jenis, dan manfaatnya. Pertama ada layanan WWW (World Wide Web ) merupakan jenis fasilitas layanan yang paling menarik bagi pengguna internet. Sudah semakin banyak kantor lembaga pemerintah yang memiliki koneksi kedalam jaringan internet. Beberapa diantaranya bahkan telah mempublikasikan lembaganya kedalam bentuk situs homepage pada World Wide Web (WWW). Masyarakat kita sekarang mulai banyak yang menggunakan fasilitas World Wide Web (WWW) untuk mempromosikan beberapa produk yang hendak dijualnya kepada konsumen yang secara radikal jauh lebih luas, tetapi dengan biaya yang jauh lebih rendah.


Layanan lain dari internet ada juga E-mail (Electronic Mail) yang berarti surat elektronik. E-mail digunakan untuk pengganti surat konvensianal yang biasa dikirim lewat pos. E-mail dapat mengirimkan surat dalam hitungan detik untuk sampai ke penerimanya. Terakhir ada juga layanan UseNet (User Network) atau NetNews merupakan forum diskusi internasional melalui internet tentang berbagai macam hal dan bidang. Media diskusi yang biasa digunakan dalam UseNet berupa artikel yang dapat dibaca oleh para pengguna di seluruh dunia (Maryono, 2008).




Berdasarkan Gambar 1 pengguna internet mayoritas memanfaatkan internet untuk media pembelajaran. Hal ini dikarenakan internet telah dijadikan sebagai salah satu sumber informasi yang memenuhi kebutuhan pembelajaran.  Informasi yang tak terbatas inilah yang membuat para pelajar dan pengajar memanfaatkan internet untuk media pembelajaran yang efisien digunakan kapan saja dan di mana saja. Minoritas pengguna menggunakan internet sebagai media hiburan, seperti contohnya game online dan video streaming.

Pemanfaatan internet juga diguakan untuk media komunikasi dan komersial. Memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Internet sebagai media untuk berkomunikasi misalnya untuk mengirim dan menerima surat yang sifatnya elektronik (e-mail) dan chatting. Pengguna juga memanfaat kan internet untuk media komersial misalnya untuk menjual barang (online shop) dan mengiklankan produk-produk melalui website agar dapat menjangkau pelanggan yang luas samapai internasional. 

Internet yang menyajikan informasi tak terbatas ini harus selalu diperhatikan untuk para orang tua yang khususnya memiliki anak di bawah umur yang sudah dapat mengakses internet. Banyak konten-konten yang tidak sesuai untuk anak-anak. Para orang tua harus selalu mendampingi anak mereka dalam penggunaan internet agar meminimalisir kemungkinan yang tidak baik bagi berkembangan anak mereka.


Daftar pustaka:
Kadir, Abdul. (2004). Pengenalan Teknologi Informasi. Andi. Yogyakarta.
Maryono,Y. (2008). Teknologi Informasi & Komunikasi. Quadra. Bogor.
Hasugian , Jonner. (2005). "Pemanfaatan Internet Studi Kasus Tentang Pola, Manfaat dan Tujuan Penggunaan Internet Oleh Mahasiswa pada Perpustakaan USU". Jurnal Studi Perpustakaan dan Informasi, Vol.I, No.1, pp 7-18.
Rohaya, Siti. (2008). "Internet : Pengertian, Sejarah, Fasilitas dan Koneksinya". Jurnal Studi Perpustakaan dan Informasi, Vol.I, No.III, pp 1-16.

Selasa, 15 Desember 2015

Proses Belajar Mengajar Berbasis Web



Internet telah menjadi sumber informasi yang tidak terbatas di dalam pendidikan. Dengan adanya internet, berbagai informasi dapat diperoleh secara mudah dan cepat serta memberikan banyak manfaat diantaranya memperluas cakrawala siswa, sebagai sumber tambahan pelajaran dan mengembangkan kreatifitas siswa. Untuk mengaplikasikannya salah satu teknologi dalam internet yang digunakan adalah Web Service. Kegiatan Belajar Mengajar Berbasis Web sebagai alat bantu (tool) bagi guru untuk melakukan evaluasi pembelajaran dengan mudah (Susilowati dan Ashari, 2013).
Web dapat dikatakan sebagai sekumpulan file yang terletak di sebuah komputer yang terhubung dengan jaringan internet. Melalui Web, pendidik dapat mempersiapkan pengajaran dengan menempatkan materi, presentasi pengajaran, dan tugas yang diberikan kepada siswa. Sementara siswa mengakses Web untuk mempersiapkan pembelajaran yang akan dating, atau bahkan , mengerjakan tugas yang diberikan pendidik di dalam Web (Putro,2012).
Banyak sumber pendidikan yang sudah ada dan disediakan pada Web. Beberapa perpustakaan telah memiliki katalog yang dapat diperoleh melalui Web. Pemakai dapat melihat koleksi yang disediakan, dan dapat melihat judul, pengarang, dan isi buku secara khusus (Vaughan-Nichols, et al, 1995).
          Penggunaan Web dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk mendukung program pendidikan formal dan sebagai saluran program kelas online. Hal yang harus dilakukan pendidikan adalah memahami potensi dari Web dan menggunakannya secara efektif untuk mendukung self learning siswa. Melalui pemrograman dan penggunaan plug-ins (program-program yang dapat didownload dari internet), pendidik dapat menciptakan bahan kursus interaktif yang berisi aktivitas online (seperti latihan soal),dan simulasi. Proses pembelajaran ini lebih sering disukai oleh siswa (Efendi, 2008).

Daftar pustaka :
Susilowati,E.B. dan Ashari,A. (2013). “Pengembangan Sistem Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar Berbasis Web”. Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems (IJCCS), vol.7, no.2, pp.199~208.
Putro, Endi .(2012). “Pelayanan Proses Belajar Mengajar berbasis Web”. Jurnal Teknik & Ilmu Komputer, vol.1, no,1, pp 1-122.
Vaughan-Nichols, Steven., Tidrow, Rob., Buhle, Loren., Kiiffer,Jason., Taylor, Noel.(1995). Yang Perlu Anda Ketahui Tentang World Wide Web. Andi . Jogyakarta.
Efendi,NF. (2008).  Pendidikan Dalam Keperawatan. Salemba Medika . Jakarta.

Sabtu, 14 November 2015

Menarasikan Tabel dan Grafik



Berdasarkan Tabel 1 dapat diketahui  bahwa penggunaan internet di Indonesia mengalami kenaikkan setiap tahunnya. Kenaikkan yang sangat pesat terjadi dari tahun 2013 menuju tahun 2014, sedangkan pada tahun 2014 menuju 2015 kenaikkan tidak begitu pesat. Meningkatnya penggunaan internet dipicu semakin maraknya penggunaan smartphone dikalangan masyarakat Indonesia. Media pengaksesan yang mudah dibawa dan digunakan kapan saja, hal ini menjadi alasan mendasar pengguna internet lebih memilih smartphone.

Sebagian besar masyarakat lebih sering mengakses situs media sosial dan game online, daripada mengakses browsing dan video streaming. Media sosial yang sering diakses misalnya, facebook, twitter, instagram, dan lainnya. Pengguna juga dapat berbisnis melalui internet yang memudahkan pengaksesan jual-beli barang dan jasa, hal ini termasuk salah satu faktor penggunaan internet semakain meningkat pesat.









Berdasarkan Gambar 1 pengguna internet memilih telepon seluler sebagai perangkat pengaksesan yang lebih sering mereka gunakan. Pemilihan perangkat seluler dikarenakan lebih mudah dibawa kemana saja dan dapat mengakses internet dimana saja tanpa harus repot-repot membawa perangkat yang besar seperti laptop. Penggunaan perangkat seluler yang semakin meningkat juga sangat menguntungkan bagi perusahaan yang memproduksinya.

                Harga telepon seluler yang beragam merupakan salah satu faktor banyaknya peminat perangkat tersebut, namun pengaksesan melalui perangkat seluler seringkali mengalami kendala. Koneksi yang jelek dan mahalnya harga kuota internet membuat pengguna telepon seluler harus bersabar untuk mendapatkan akses internet yang baik. Pada Gambar 1 penggunaan media laptop dan PC desktop mengalami kesamaan. Para pengguna biasanya menggunakan perangkat tersebut di kantor atau di rumah yang dapat terkoneksi melalui jaringan kabel, sehingga kecepatan aksesnya lebih stabil.

Rabu, 14 Oktober 2015

Concentrator

Concentrator lebih sering disebut dengan hub. Perangkat ini digunakan sebagai sentral jaringan. Perangkat ini juga berfungsi untuk mengatur jalannya komunikasi dan transfer data dalam jaringan. Pada perangkat ini terdapat port-port tempat terhubung komputer dan perangkat dalam jaringan.

Jumlah komputer yang bisa terhubung dalam hub ini sesuai dengan jumlah port yang ada pada hub tersebut. Namun bisa juga menghubungkan beberapa hub untuk menambah jumlah kapasitas port yang ada. Misalnya Anda menghubungkan dua buah hub berkapasitas 16 port sehingga keseluruhan kapasitas hub tersebut menjadi dua kalinya, sesuai dengan aturan penggabungan hub yang digunakan.